Awalnya memang saya tidak mengetahui apa itu IMIKI. Karena seperti kehilangan induk, para senior kami tidak mensosialisasikannya dengan aktif ke pada juniornya. Alhasil, ketika kami mendapat surat undangan untuk kepanitian musyawarah wilayah yg ditujukan ke HIMAKOM, ami para anggota kebingungan. Berhubung posisi saya di HIMAKOM sebagai bendahara umum, yg mungkin sedikit santai, saya pun lantas di tunjuk langsung menjadi bagian kepanitiaan. Tetapi, tunggu dulu. Sebelum saya bergabung menjadi panitia, yg ditunjuk bukanlah saya.

544916_406882509385358_396497874_n

Tetapi ada 5 orang lain, tetapi berdasarkan alasan dan keadaan yg mereka ajukan, mereka tidak sanggup menangani hal tersebut. Jadi saya dan sahabat saya yang maju menggantikan posisi mereka. Awalnya tidak ada yang berani mengambil posisi ketua pelaksana, namun sahabat saya dengan berani nya mengajukan diri sebagai ketua walaupun dia seorang wanita. Yaa, Yulisa Asvisari, sahabat yg sejak awal masuk kuliah sudah sangat akrab dengan ku. Dan saya pun mendampinginya sebagai sekretaris, untuk memudahkan acara ini. Yaa, kami menangani acara musyawarah wilayah se-sumatra, tidak mudah memang, tetapi kami berprinsip, everything gonna be great if we have big responsibility

Yaa, setelah acara musyawarah wilayah itu, akmi di undang untuk menghadiri musyawarah nasional di bandung, dari tgl 28 november 2012 hingga 2 desember 2012. Tetapi keberadaan saya di bandung hingga tanggal 3, dan saya kembali ke pekanbaru, tanggal 4. Perjalanan yang menakjubkan. Walau hati sekaligus memilukan, tetapi saya mencoba bertahan untuk tidak melankolis. Yaa, udara masih tetap sama, dingiiin, akan tetapi kepadatan dan macetnya semakin parah.

156904_3522329316344_825885710_n
Di Munas itu, saya sebagai delegasi dari Universitas Riau. Bersama sahabat saya, Yulisa Asvisari, dan beberapa dari universitas yang berasal dari satu kota, yakni Firman, Dayat, Fitrina, Asrizal, dll. Munas ini dihadiri oleh 124 kampus dengan lebih 300 peserta yg datang. Perjalanan yang melelahkan, dan mengagumkan, pengalaman yang selalu di ingat. Selama siding, yang seharian penuh, mungkin membuat kami jenuh, dan beberapa kali saya keluar untuk menyejukan pikiran. Dan di akhir perjalanan, dengan berdua bersama Fitrina, kami berbelanja mengelilingi kota Bandung, tanpa tau nama jalan, dan peta. Kami hanya mengandalkan bertanya kepada orang2 yang kami temui. Untung saja tidak kesasar. Dan perjalanan pulang yang agak sedikit terkendala karena kami ketinggalan kereta api, maka kami beralih melalui travel yang sedikit menguras isi dompet.

521565_427761663964109_575547864_n

IMIKI ITU

Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) merupakan organisasi kemahasiswaan dengan kerjasama yang pro aktif, terarah, bervisi ke depan, dan berdaya guna dari seluruh kelembagaan mahasiswa Ilmu Komunikasi se-Indonesia untuk menampung aspirasi mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam disiplin kajian Ilmu Komunikasi, jaringan, dan pengabdian kepada masyarakat guna menunjang pembangunan nasional khususnya dalam bidang komunikasi. Bermula dari kesadaran dan keyakinan akan potensi yang dimiliki, IMIKI bertekad untuk turut menyumbangkan kemampuan secara optimal demi tercapainya tujuan pembangunan nasional dan berupaya menumbuhkembangkan dinamika komunikasi yang merata ke seluruh lapisan masyarakat maka disusunlah suatu haluan/arahan organisasi yang berkesinambungan untuk dijadikan acuan dalam menjalankan organisasi ke depan.

525486_406880299385579_640443906_n
Visi IMIKI :
Menjadi wadah tunggal bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia yang menyalurkan dan mengembangkan nilai, moral, kreativitas, dinamika, dan kemampuan baik akademis maupun non akademis.

Misi IMIKI :
1.Sarana mempererat silaturahmi antar mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia,
2.Memberikan kontribusi riil bagi perkembangan dan kemajuan Ilmu Komunikasi di Indonesia,
3.Menjadi media antara dunia keilmuan dan dunia profesi,
4.Mempersiapkan sumber daya mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia yang profesional, dan
5.Melakukan advokasi bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia di bidangnya.